Nikah Atau Menuntut Ilmu?

Nikah itu ibadah, tapi menuntut ilmu juga tidak kalah penting Mungkin diantara kalian ada yang sedang bimbang, lanjutin kuliah atau nikah?

Perlu banget kita ketahui, bahwa menikah itu tidak sedikitpun mengganggu seseorang dalam belajar agama dan ilmu-ilmu dunia, juga tidak mengganggu seseorang untuk membangun masa depan seseorang

Sebab tak sedikit juga yang berpikir bahwa setelah menikah, semua pasti berubah. Iya sih… terutama tanggung jawabnya

Tapi apa dengan menikah akan menghambat kita untuk menuntut ilmu? Jawabannya adalah tidak
Banyak kok di luar sana pasangan yang sudah menikah bahkan sudah memiliki anak tapi tetap melanjutkan mendidikannya sampai ke tingkat master
Nah, terbukti kan bahwa menikah itu tidak sama sekali menghambat kita dalam belajar

Eits, tapi tentu ada aturannya. Abdullah Ibnu Mas’ud Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda pada kami: “Wahai generasi muda, barangsiapa di antara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya ia kawin, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu.” โ€”Muttafaq Alaihi.

Boleh kok melanjutkan kuliah setelah menikah, tapi tentu itu bagaimana komitmen kamu dengan calon pasanganmu saat melangsungkan ta’aruf
Ketuk semua ‘pintu’ yang ada, berdoa yang terbaik untuk semuanya, selalu libatkan Allah dalam setiap prosesnya, selanjutnya biarkan Allah menjawab melalui skenario terbaik-Nya ๐Ÿ˜Š

Bolehkah Menolak Lamaran Orang Saleh?

Maasyaa Allah, kami salut sekali dengan teman-teman yang semangat memperbaiki diri di hadapan Allah ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜

Bismillah, kami coba jawab pertanyaan ini ya dear…

โ€œJika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi danย kerusakan yang besar.โ€ (HR. Tirmidzi)

Jika kamu sudah siap untuk menikah dan laki-laki itu orang yang shalih, baik agamanya dan akhlaknya maka sangat diperbolehkan untuk menerima lamarannya. Jika ada keraguan, maka mintakan pendapat pada keluarga atau musyrifah atau orang yang kamu percayai di sekelilingmu

Adapun pendapat dari Asy Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan hafidzahullah tentang bolehnya menolak lamaran lelaki sholeh, beliau hafidzahullah menjawab: โ€œApabila engkau tidak berhasrat untuk menikah dengan seseorang maka engkau tidaklah berdosa
untuk menolak pinangannya, walaupun ia seorang laki-laki yang shalih.

Karena pernikahan dibangun di atas pilihan untuk mencari pendamping hidup yang shalih disertai dengan kecenderungan hati terhadapnya. Namun bila engkau menolak dia dan tidak suka padanya karena perkara agamanya, sementara dia adalah seorang yang shalih dan berpegang teguh pada agama maka engkau berdosa dalam hal ini karena membenci seorang mukmin, padahal seorang mukmin harus dicintai karena Allah, dan engkau berdosa karena membenci keteguhannya dalam memegang agama ini. Akan tetapi baiknya agama laki-laki tersebut dan keridhaanmu akan keshalihannya tidaklah mengharuskanmu untuk menikah dengannya, selama tidak ada di hatimu kecenderungan terhadapnya. Wallahu aโ€™lamโ€

Sedangkan, teruskan proses hijrahmu. Jangan pernah berhenti untuk memantaskan diri terutama untuk menghadap-Nya. Karena hijrah itu tak ada ujungnya hingga akhirnya kita kembali pada-Nya. Jika Allah pertemukan dengan jodoh yang shalih, dengannya kamu bisa menentukan visi misi dalam pernikahan yaitu menolong agama-Nya ๐Ÿ˜Š

Wallahu aโ€™lam bishawab

Tips Mengatasi Baper Pada Lawan Jenis

Kami punya tips anti baper nih buat kamu-kamu yang suka baper liat pasangan-pasangan (halal) muda ๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜‚
โ €
1. Mendekatkan diri pada Allah dan cintai Rasulullah
Yang ini udah paten, gaboleh engga. Pokoknya harus, mau baper mau engga ya harus dong selalu mendakatkan diri pada Allah dan cintai Rasul-Nya
Kalau hati sudah dibentengi dengan cinta pada-Nya dan Rasulnya Insyaa Allah ga akan gampang baperan ๐Ÿ˜‚

2. Bahagiakan orang tua dan keluarga
Tentunya dengan pencapaian kamu dalam bidang pendidikan, bisa juga dari perubahan kamu yang semakin baik dalam memahami Islam
dan masih banyak lagi.

3. Perbanyak puasa
โ€œWahai sekalian para pemuda, barang siapa di antara kalian telah mampu untuk menikah maka hendaknya ia menikah, karena menikah dapat lebih menundukkan pandangan, dan lebih menjaga kehormatan. Barang siapa yang belum mampu menikah maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa adalah penjaga baginya.โ€ (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Jadikan pernikahan mereka sebagai motivasi
Yang utama, luruskan niat. Menikah untuk meraih ridho-Nya atau cuma biar bisa kemana-mana ada yang digandeng? (truk kali ah…) dan tambang ilmu soal pernikahan, parenting yang sesuai dengan ajaran Islam

5. Jalani kegiatan yang bermanfaat
Sibuki diri dengan beljar ilmu agama dan hal-hal positif lainnya bisa buat dirimu ga sempet baper-baperan! Ga gampang bengong yang berujung berkhayal si โ€˜diaโ€™

Semoga tips ini bermanfaat ya dear ๐Ÿ˜‰ tetap istiqomah memperbaiki diri
Jodoh kita memang sudah Allah tentukan tapi kita tak pernah tau mana yang lebih dulu, jodoh atau maut

Persiapan Mati

KAPAN ANDA MATIโ€ฆ?
.
Oleh :
Ustadz Muhammad Arifin Badri, ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
.
Sobat, apa sikap anda bila secara mendadak mendapat pertanyaan seperti di atas? Terlebih bila yang bertanya adalah orang yang tidak anda kenal?
.
Anda marah? Anda tesinggung? Atau anda menduga bahwa penanya menginginkan kematian untuk anda.?
.
Tenang sobat! Anda marah atau tidak, tetap saja anda pasti mati, cepat atau lambat tetap saja mati. Namun sadarkah anda bahwa kematian anda telah ada saatnya? Tidak dapat disegerakan dan tidak pula dapat ditunda walau hanya sesaat? Allah Taโ€™ala berfirman:
.
ูˆูŽู„ููƒูู„ู‘ู ุฃูู…ู‘ูŽุฉู ุฃูŽุฌูŽู„ูŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ุฌูŽุงุกูŽ ุฃูŽุฌูŽู„ูู‡ูู…ู’ ู„ูŽุง ูŠูŽุณู’ุชูŽุฃู’ุฎูุฑููˆู†ูŽ ุณูŽุงุนูŽุฉู‹ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุณู’ุชูŽู‚ู’ุฏูู…ููˆู†ูŽ
.
Setiap orang memiliki batas waktu (ajal) dan bila batas waktu yang ditetapkan telah tiba, maka mereka tiada kuasa menunda atau mengajukannya walau hanya sesaat. (Al Aโ€™raf 34)
.
Atau barang kali anda tersnggung karena anda menduga bahwa kematian adalah bencana dan petaka buruk bahkan paling buruk yang menimpa manusia.
.
Tidak sepenuhnya demikian sobat, bagi orang yang beriman kematian adalah awal dari kebahagiaan yang sebenarnya.
.
ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุฑูŽุจู‘ูู†ูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ุซูู…ู‘ูŽ ุงุณู’ุชูŽู‚ูŽุงู…ููˆุง ุชูŽุชูŽู†ูŽุฒู‘ูŽู„ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉู ุฃูŽู„ู‘ูŽุง ุชูŽุฎูŽุงูููˆุง ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุญู’ุฒูŽู†ููˆุง ูˆูŽุฃูŽุจู’ุดูุฑููˆุง ุจูุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ุงู„ู‘ูŽุชููŠ ูƒูู†ุชูู…ู’ ุชููˆุนูŽุฏููˆู†ูŽ
.
Sesungguhnya orang orang yang mengatakan bahwa Rab kami adalah Allah lalu mereka istiqamah di atasnya, maka akan turun kepada mereka para malaikat yang berkata kepada mereka: janganlah engkau takut atau bersedih dan bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan untuk kalian. (Fusshilat 30)
.
Hanya saja, benarkah anda termasuk orang yang akan mendapatkan kabar gembira dari para malaikat di saat menghadapi ajal ?
.
Sobat! Mumpung masih ada kesempatan, berusahalah dengan sungguh sungguh , pelajari ilmu agama, perbanyak doa, amal sholeh, dan jauhi kemaksiatan,semoga Allah berkenan meneguhkan iman anda hingga akhir hayat, amiin.

Fungsi Dakwah Tauhid

Dakwah Tauhid Memecah Belah?
.
Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafidzahullah pernah ditanya:
โ€œSungguh telah menyebar โ€“Alhamdulillahโ€“ seruan dakwah kepada manhaj salaf dan berpegang teguh dengannya, akan tetapi ada orang yang mengatakan: โ€˜Sesungguhnya dakwah ini (dakwah salaf) tidak lain hanyalah akan memecah belah barisan (kaum muslimin), mengoyak, dan menjadikan sebagian mereka memerangi sebagian yang lain. Sehingga mereka sibuk dengan urusan mereka sendiri dan meninggalkan (memerangi) musuh-musuh mereka yang hakikiโ€™. Apakah ini benar, dan apa nasehat Syaikh?โ€.
.
Beliau menjawab:
.
Ini adalah pemutar-balikan hakekat (fakta), karena sesungguhnya berdakwah kepada tauhid dan manhaj salafus shalih itulah yang mampu menyatukan kalimat, dan menyatukan barisan (kaum muslimin) sebagaimana firman Allah Taโ€™ala:
.
ูˆูŽุงุนู’ุชูŽุตูู…ููˆุง ุจูุญูŽุจู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุฌูŽู…ููŠุนู‹ุง ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽููŽุฑู‘ูŽู‚ููˆุง โ€ฆ {103}
.
โ€œDan berpegang teguhlah dengan tali Allah secara keseluruhan, dan jangan kalian berpecah-belah.โ€ (Ali โ€˜Imran: 103).
.
Dan juga firman-Nya:
.
ุฅูู†ู‘ูŽ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุฃูู…ู‘ูŽุชููƒูู…ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุฉู‹ ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู‹ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ุฑูŽุจู‘ููƒูู…ู’ ููŽุงุนู’ุจูุฏููˆู†ู {92}
.
โ€œSesungguhnya ini adalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah Rabbmu, maka beribadahlah kepadaKu.โ€ (Al-Anbiyaโ€™: 92).
:
Tidak mungkin kaum muslimin bisa bersatu kecuali di atas kalimat tauhid dan manhaj salaf. Jika mereka diperbolehkan memilih manhaj-manhaj yang menyelisihi manhaj salaf niscaya mereka akan bercerai-berai dan berselisih, seperti yang terjadi sekarang ini.
.
Siapa yang menyeru kepada tauhid dan manhaj salaf, itulah orang yang menyeru kepada persatuan, sedangkan orang yang menyeru (umat) untuk menyelisihi manhaj salaf maka dialah yang menyeru kepada perpecahan dan perselisihan.
.
Sumber : Al-Ajwibatu Al-Mufidah โ€˜an Asโ€™ilah Al-Manahij Al-Jadidah hal 164 karya Syaikh Shalih Fauzan hafidzahullah

Sudah Merasa Baik Akhirnya Sulit Diperbaiki

SULIT DIPERBAIKI

Berkata al-Ustaadz DR. Syafiq bin Riza Basalamah -hafizhahullaah- (semoga Allaah menjaganya) dalam salah satu pengajian rutin beliau :
.
โ€œSeseorang itu kalau sudah merasa โ€˜baikโ€™โ€ฆ SULIT DIPERBAIKIโ€
.
Sungguh perkataan singkat yang amat menusuk dan amat dalam maknanyaโ€ฆ
.
[1] Awal mula tertimpanya keburukan bagi seseorang, apabila dia merasa dirinya sebagai โ€˜orang baikโ€™
.
Perkataan beliau ini mengingatkan kita tentang nasehat dari Ummul Mu`miniin โ€˜Aa`isyah radhiyallaahu โ€˜anha ketika beliau ditanya:
.
ู…ูŽุชูŽู‰ ูŠูŽูƒููˆู’ู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ู…ูุณููŠู’ุฃู‹
.
Kapan seseorang itu dikatakan buruk?
.
Beliau menjawab:
.
ุฅูุฐูŽุง ุธูŽู†ู‘ูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู…ูุญู’ุณูู†ูŒ
.
Ketika dia menyangka dirinya seorang yang baik.
.
(At-Taisiir bisyarh Al-Jaamiโ€™ as-Shoghiir 2/606; kutip dari web ust. firanda)
.
Benarlah perkataan beliau, awal mula keterperosokan seseorang dalam keburukan, ketika dia menilai dirinya sebagai seorang yang baik. Maka dia pun akan mulai merendahkan orang lain. Maka dia pun merasa serba-berkecukupan, sehingga menghalangi dirinya untuk terus memperbaiki segala keburukannya, kesalahannya, kekeliruannya, serta kekurangan-kekurangannya dalam penunaian kebaikan.
.
[2] Demikian pula, Seseorang itu sulit mendapatkan ilmu, ketika sudah merasa berilmu.
.
Fudhayl bin โ€˜Iyyaadh ditanyakan tentang tawadhuโ€™, maka beliau menjawab:
.
ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฎู’ุถูŽุนูŽ ู„ูู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ูˆูŽุชูŽู†ู’ู‚ูŽุงุฏูŽ ู„ูŽู‡ู ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุณูŽู…ูุนู’ุชูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุตูŽุจููŠู‘ู ู‚ูŽุจูู„ู’ุชูŽู‡ู ู…ูู†ู’ู‡ูุŒ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุณูŽู…ูุนู’ุชูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฌู’ู‡ูŽู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ู‚ูŽุจูู„ู’ุชูŽู‡ู ู…ูู†ู’ู‡ู
.
Engkau tunduk dan patuh pada kebenaran, meskipun engkau mendengarnya dari seorang anak kecil; (ketika engkau mendapati ia menyampaikan kebenaran), maka engkau menerima kebenaran tersebut darinya. Meskipun engkau mendengarnya dari manusia yang paling bodoh; (ketika engkau mendapati ia menyampaikan kebenaran), maka engkau menerima kebenaran tersebut darinya.
.
(Hilyatul Auliyaaโ€™ 8/91)

Kenapa Harus Makan Makanan Halal Dan Thoyyib?

Allah memerintahkan kita untuk memakan makanan yang halal (boleh) dan thoyyib (baik), seperti firman Allah pada Surat Al-Maidah ayat 88 โ€œdan makanlah makanan yang halal lagi baik (thayib) dari apa yang telah dirizkikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah dan kamu beriman kepada-Nya.โ€

Kenapa harus halal dan thoyyib?
Begini logikanya, makan ayam goreng itu halal ga? Halal. Thoyyib? Thoyyib
Lalu, makan rumput itu halal ga? Halal. Tapi apakah thoyyib? Tidak

Kita semua pasti sudah tau kriteria makanan yang halal, yang pasti
1.ย  Sesuai syariat Islam
2.ย  Tidak terbuat, mengandung dan terkontaminasi zat haram/najis
3.ย  Tidak memabukkan
Meskipun makanan itu halal tapi tidak thoyyib/baik, hendaknya tidak kita makan
Kriteria makanan yang baik itu diantaranya;
1.ย  Bersih
2.ย  Aman, yang tidak mengandung zat-zat yang membahayakan kesehatan kita
3.ย  Bermanfaat, misalnya mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral
4.ย  Berkualitas, tidak busuk atau basi sehingga warna, bau, dan rasanya berubah

Nah, mulai sekarang yuk lebih perhatian lagi soal halal dan thoyyibnya makanan yang akan kita santap
Jangan makan cuma karna memang lagi hitz, atau enak rasanya tapi belum jelas tentang halal dan thoyyibnya

Makanan Halal

Apa makanan yang belum bersertifikasi halal bisa dikatakan makanan haram?

Nyatanya ga gitu ya dear…
Contoh kecil, kedai kopi milik umat yang sering kita jumpai di sekitar masjid. Apakah lantas kita akan mencurigai bahwa kopi yang dibuatnya adalah haram hanya kerena tidak bersertifikasi lembaga halal?

Pernah ga mikir, padahal kita tinggal di negara yang mayoritas masyarakatnya muslim. Tapi kenapa sih kita masih sering tanya-tanya sama mba-mba/mas-mas penjaga disitu soal kehalalan produk yang akan kita beli? Bukankah SEHARUSNYA apapun yang masuk ke negeri yang mayoritas muslim sudah terjamin kehalalannya?

Yang seharusnya menjadi asas jaminan keamanan halal dan haram untuk kaum muslimin adalah tugas penguasa untuk meregulasi produk, restoran, usaha apapun yang masuk, muncul dan beredar di tengah mayoritas masyarakat muslim

Walaupun di beberapa swalayan sudah ada yang memisahkan antara makanan yang halal dan non haram, tapi bukankah jika negara memberlakukan sistem yang menjamin kehalalan segala produk akan lebih mudah?
Para produsen tak lagi perlu mengajukan sertifikasi halal kepada lembaga yang berwenang, yang diperlukan adalah sertifikasi produk haram, dengan maksud agar mudah dijauhi. Tentunya juga kita akan lebih mudah mengkonsumsi apa saja kecuali yang ada logo haramnya

Di sisi lain, ketaatan individu juga perlu di tingkatkan (pun ini tak lepas dari peran penguasa)
Yah, meskipun rasanya akan sedikit lebih sulit jika sistem ini dijalankan di era sekarang, tapi kita bisa ambil contoh dari kisah Khalifah Umar bin Khattab
dan gadis penjual susu. Seorang khalifah yang turun langsung untuk memastikan dan menjamin keadaan penduduknya, mengintip satu rumah yang terdengar suara berbisik-bisik, itulah si gadis penjual susu dan Ibunya. Tatkala sang Ibu menyuruhnya untuk berbuat curang dengan mencampurkan air ke dalam susu. Gadis itu dengan cepat menolaknya bukan karena takut diawasi oleh Khalifah melainkan karena pengawasan Allah, hingga ia enggan berbuat curang dengan mencampur susu jualannya dengan air
โ €

Kalau masalah kecil seperti takaran dan kemurnian produk begitu jujur dijaga, maka mustahil bila seorang mukmin yang senantiasa merasa diawasi Allah akan diam-diam menjual produk yang haram, kan?
โ €
Jadi, lebih mudah melaksanakan sistem pelebelan haram bukan? Karena akan lebih memudahkan kaum muslimin untuk mengkonsumsi apapun tanpa rasa was-was
โ €

Akibat Mengonsumsi Yang Haram

Pernahkah mengoreksi diri,
Mengapa diri ini tak dapat mentaddaburi ayat-ayat-Nya?
Mengapa hati ini tak bergetar jua saat ayat-ayat-Nya di lantunkan?

Pernahkah mengingat-ingat, makanan apa saja yang telah masuk ke dalam diri? Telah jelaskah kehalalannya?
Hingga ayat-ayat-Nya tak sedikitpun menggetarkan hati kita

Padahal, Allah telah mencirikan seseorang yang beriman yang hatinya peka terhadap Al-Qur’an
โ€œSesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakkal.โ€ (QS. Al-Anfal: 2)

Ya Allah, apakah ada zat haram yang masuk ke dalam diri sehingga diri ini tak termasuk dalam golongan hamba-Mu yang beriman?๐Ÿ˜ญ
โ €
โ €

Tipu Daya Bankir Rentenir Yahudi

Bagaimana bisa para pemuda muslim dipaksa mengenang kerajaan-kerajaan kecil yang berusia 500-1.000 tahun lalu?

Tapi dipaksa lupa untuk mengingat bahwa Khilafah barulah tumbang 94 tahun yang lalu, pemerintahan besar yang menjadi payung dan perisai bagi umat Islam di berbagai belahan dunia.

Dan sekarang bankir rentenir Yahudi Global telah kuasai seluruh negeri-negeri beserta benteng-benteng ilusi nya yang mengombang-ambingkan manusia.

Yang sebelumnya dihinakan oleh sang khilafah, benteng penjaga keadilan bagi manusia.. .kini dipuja sebagai juru selamat.

Yang dulu diwaspadai sebagai penebar tipu daya, kini dianggap sebagai penolong yang terpercaya.

La haula wa laa quwwata illa billah.

Allah Rabb ku Maha Perkasa.
Maha Menjaga Hamba-Hamba Nya.

Allah Rabb ku Maha Perkasa.
Maha Membalas Makar & tipu daya.

Semoga Allah senantiasa jaga & lindungi dari makar musuh-musuh Nya.

Setan dalam wujud jin, dan terutama dari gangguan setan-setan dalam wujud manusia.

Aamiin ya Qahaar..ya Mujibas saa’ilin.
.

Sikap Khilafah (Khalifah Abdul Hamid II) terhadap Utusan Zionis Yahudi, Theodore Herzl yang meminta sepetak tanah di Palestina.